Kategori
Tidak Dikategorikan

Peran Guru di Era Digital

Apa kabar sahabat Guru di seluruh Indonesia?

Suatu sore diperbincangan grup WA, saya terinspirasi oleh tulisan Pak Edih Supardi, Widyaiswara P4TKSB Yogyakarta idola saya, yang juga founder edkraf.id

Beliau menuliskan bahwa “Dalam era digital tak ada ‘Pakar’. Siapa yang lebih cepat mendapat ilmu, pengalaman, dan informasi dialah pemenangnya.”

Kata-kata ini membawa angin segar bagi saya yang baru belajar tentang era digital. Dan bagi saya yang bukan siapa-siapa.

Contoh sederhana yang bisa kita lihat saat ini. Diklat bergengsi seperti diklat dari LPMP untuk guru, biasanya adalah milik mereka para senior yang dekat dengan dinas terkait. Sehingga bisa dikatakan 4L. Loe lagi, Loe lagi…hehe…

Tetapi di era digital ini, diklat-diklat dengan penyelenggara bergengsi seperti LPMP, P4TK, Seamolec, PGRI, dan lain-lain adalah milik mereka yang tercepat dalam mencari informasi tanpa campur tangan dinas terkait.

Ini menunjukkan kebenaran dari pendapat Pak Edih, yang saya kutip di atas.

Peran guru di era digital sangat berhubungan dengan keaktifan mencari ilmu dan informasi. Maka, siapa yang tidak aktif mencari informasi mereka akan tertinggal.

Wacana pembelajaran secara daring yang akan dilakukan tahun ajaran baru nanti, harus benar-benar dipikirkan dan dipersiapkan.

Para guru yang masih berada dalam zona nyaman, ayo mulai bergerak memperkaya diri dengan ilmu tentang pembelajaran daring. Jadi, pada saatnya tanggal 13 Juli 2020 nanti, kita tidak hanya menjejali siswa dengan LKS dan tugas yang menumpuk, tetapi mulai perkenalkanlah tatap muka melalui virtual, seperti Zoom, Microsoft Teams, Webex, ataupun aplikasi lainnya. Selamat Belajar untuk para Guru Indonesia!

Kategori
Tidak Dikategorikan

Tips Menulis Untuk Pemula